Tulungagung, 22 Mei 2025 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Refreshment bagi Para Penguji Ujian Kinerja (UKin) Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 1 Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 22 Mei 2025, bertempat di Azana Style Hotel, Tulungagung, dan dihadiri oleh 150 penguji yang terdiri dari unsur dosen dan guru pamong.
Acara ini turut dihadiri oleh Rektor, Dekan, Wakil Dekan, serta pejabat akademik di lingkungan FTIK. Dalam sambutannya, Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menegaskan pentingnya peran UKin dalam keseluruhan proses PPG. “Ujian Kinerja adalah bagian dari serangkaian proses pelaksanaan PPG, serta merupakan alat ukur kualitas pembelajaran yang telah dilalui oleh mahasiswa PPG,” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa seluruh pengelola dan penguji harus mengawal pelaksanaan UKin dengan optimal, memastikan kelengkapan bahan ujian, serta menjamin kelancaran proses ujian.

Rektor juga menyoroti pentingnya UKin sebagai salah satu gerbang menuju kesejahteraan guru. “Jika mahasiswa lulus UKMPPG, mereka akan memperoleh sertifikat pendidik, yang menjadi syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi. Maka, keberhasilan ujian ini sangat berdampak langsung pada kesejahteraan mereka,” imbuhnya.
Sebelumnya, Dekan FTIK dalam sambutannya menekankan pentingnya koordinasi antara dosen dan guru pamong sebagai penguji untuk meminimalkan risiko ketidaklulusan peserta. Hal ini menjadi penting mengingat jumlah peserta UKin tahun ini mencapai 1.451 mahasiswa, sebagaimana disampaikan oleh Kaprodi PPG, Bagus Wahyu Setyawan, M.Pd.

Kegiatan refreshment ini juga menghadirkan Prof. Dr. Subanji, S.Pd., M.Si, perwakilan dari Panitia Nasional PPG Kemendikbudristek, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa PPG yang sekarang telah mengalami transformasi. Salah satu perubahan signifikan adalah penghapusan penilaian portofolio dalam UKin, yang kini digantikan dengan penilaian terhadap studi kasus yang telah disusun oleh mahasiswa.
Selain itu, pemaparan teknis pelaksanaan UKin disampaikan oleh Kaprodi PPG, Bagus Wahyu Setyawan, M.Pd., yang memberikan penjelasan mendalam mengenai prosedur pelaksanaan, teknis penilaian, dan mekanisme unggah dokumen.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas para penguji UKin, demi terjaminnya objektivitas dan mutu pelaksanaan ujian, serta mendukung kesuksesan mahasiswa PPG menuju profesionalisme dan kesejahteraan yang lebih baik.