
Tulungagung, 29 Mei 2025 – PC LP Ma’arif NU Tulungagung telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk para guru RA dan TK di lingkungan Ma’arif NU Tulungagung. Pelatihan yang dilaksanakan di Auditorium PC LP Ma’arif NU Tulungagung ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memaksimalkan penggunaan teknologi AI dalam dunia pendidikan, khususnya di jenjang pendidikan anak usia dini.
Materi pelatihan disampaikan langsung oleh Ahmad Mushlih, M.Pd, Dosen PIAUD FTIK UIN SATU Tulungagung, yang merupakan narasumber dalam kegiatan ini. Dalam sesi pelatihan, beliau memberikan wawasan tentang berbagai platform media pembelajaran berbasis teknologi AI yang dapat digunakan oleh para pendidik, seperti Canva, Chat GPT, CapCut, dan Twibbonize.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua PC LP Ma’arif NU Tulungagung, Dr. Ahmad Supriyadi, M.Pd.I, yang turut memberikan sambutan kepada seluruh peserta. Hadir pula jajaran pengurus harian, yaitu Nur Mardiyah, S.Pd., M.Pd.I, Mukhammad Ulil Albab, M.Pd, Nur Cholifah, M.Pd.I, Siti Kustiani, M.Pd., dan Anisa Sa’adah Wahyuningsih, M.Pd.I, yang turut mendukung penuh kegiatan ini. Sebanyak 127 guru RA dan TK yang berasal dari berbagai satuan pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Tulungagung turut berpartisipasi dalam pelatihan ini.
Ahmad Mushlih, M.Pd menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi berbasis AI dalam pendidikan tidak hanya memudahkan guru dalam menyampaikan materi, tetapi juga dapat membantu membuat proses belajar lebih menarik dan efektif bagi siswa. “Dengan teknologi, kita bisa membuat pembelajaran menjadi lebih hidup, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan zaman,” ujar Ahmad dalam pemaparannya.

Pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta. Banyak guru yang merasa terbantu dengan materi yang diberikan, terutama dalam memanfaatkan berbagai alat berbasis AI yang dapat digunakan untuk membuat pembelajaran lebih inovatif dan menyenangkan bagi anak-anak.
FTIK UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berharap kegiatan semacam ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Tulungagung, khususnya dalam meningkatkan keterampilan para guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran.