UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya kampus yang berkelanjutan melalui kampanye kesadaran penggunaan air secara bijak di lingkungan toilet, tempat wudhu, dan wastafel kampus. Gerakan ini melibatkan seluruh sivitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga seluruh pengguna fasilitas kampus sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kelestarian sumber daya air.
Air merupakan sumber kehidupan yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan spiritual. Dalam perspektif Islam, air dipandang sebagai nikmat sekaligus amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Prinsip ini sejalan dengan konsep ekoteologi, yaitu cara pandang yang menempatkan hubungan manusia dengan alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan ibadah. Oleh karena itu, perilaku sederhana seperti menutup keran dengan baik, menggunakan air secukupnya saat mencuci tangan maupun berwudu, serta menghindari pemborosan air menjadi bagian penting dari implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Kampanye hemat air ini juga menjadi bagian dari penguatan budaya green campus yang terus dikembangkan di lingkungan UIN SATU Tulungagung. Penggunaan air secara efisien tidak hanya membantu menjaga ketersediaan sumber daya air bersih, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi beban energi dan biaya operasional kampus. Secara ilmiah, penghematan air berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mendukung konservasi lingkungan, serta mengurangi risiko krisis air di masa mendatang akibat perubahan iklim dan peningkatan kebutuhan manusia.
Melalui berbagai media edukasi, poster kampanye, sosialisasi, dan pengingat di area toilet maupun wastafel, kampus mengajak seluruh warga kampus untuk membangun kebiasaan kecil yang berdampak besar bagi keberlanjutan lingkungan. Gerakan ini menanamkan kesadaran bahwa setiap tetes air memiliki nilai kehidupan dan harus digunakan secara bertanggung jawab demi generasi saat ini maupun generasi mendatang.

Implementasi perilaku hemat air di lingkungan kampus juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs ke-6 tentang akses air bersih dan sanitasi layak serta SDGs ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Dengan demikian, kampanye ini tidak hanya menjadi gerakan moral dan religius, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Sebagai institusi pendidikan Islam, UIN SATU Tulungagung meyakini bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari manifestasi keimanan dan tanggung jawab kemanusiaan. Kesadaran kolektif untuk menggunakan air secara bijak diharapkan mampu membentuk karakter sivitas akademika yang peduli terhadap lingkungan, berwawasan ekologis, serta mampu menjadi teladan dalam menciptakan kehidupan yang harmonis antara manusia, agama, dan alam. Melalui kampanye ini, UIN SATU Tulungagung mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama membangun budaya hemat air sebagai langkah sederhana namun bermakna dalam menjaga bumi, merawat kehidupan, dan mewujudkan kampus yang hijau, religius, dan berkelanjutan.(admin_ftik/UF)