Tulungagung, 27 Oktober 2025 — Program Studi Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, menggelar Kuliah Tamu bertema “Etika Ilmiah Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Penyusunan Tugas Akhir” yang dilaksanakan di Ruang Rapat Timur Lantai 2 Gedung Arif Mustakim dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa Tadris Fisika.
Kegiatan ini menghadirkan Ibu Ike Lusi Meilina, M.Pd. dari Universitas Jember sebagai pemateri utama. Kuliah tamu ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan secara etis dalam proses akademik, terutama pada penyusunan tugas akhir atau skripsi.
Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi, Dr. Desyana Olenka Margaretta, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa.
“Perkembangan teknologi AI tidak dapat dihindari. Karena itu, penting bagi mahasiswa memahami bagaimana menggunakan AI secara etis dan bertanggung jawab, tanpa mengabaikan nilai keilmiahan dalam penulisan tugas akhir,” ujar Dr. Desyana Olenka Margaretta, M.Pd saat membuka acara.

Sementara itu, Ibu Ike Lusi Meilina, M.Pd., dalam pemaparannya menegaskan bahwa penggunaan AI dalam dunia akademik harus disertai kesadaran etik yang tinggi.
“AI bisa membantu mahasiswa dalam menulis dan menganalisis, tetapi bukan berarti menggantikan proses berpikir ilmiah. Integritas akademik tetap menjadi hal utama dalam setiap karya ilmiah,” tegas Ike Lusi Meilina di hadapan peserta.

Selain sesi pemaparan, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan diskusi interaktif, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar batas penggunaan AI dalam penulisan ilmiah serta strategi agar karya akademik tetap orisinal. Melalui kegiatan ini, Program Studi Tadris Fisika berharap mahasiswa dapat memahami pentingnya etika ilmiah dan tanggung jawab akademik dalam memanfaatkan teknologi modern, sehingga AI benar-benar menjadi alat bantu yang memperkuat kualitas keilmuan, bukan sebaliknya (HK/admin_ftik)