Tulungagung, 26 September 2025 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Pada Jumat, 26 September 2025, FTIK UIN SATU Tulungagung bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pembiayaan Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) PAI Batch 2 Tahun 2025.

Kegiatan penandatanganan berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk dengan dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Dari FTIK UIN SATU Tulungagung hadir Dekan, Wakil Dekan, dan Koordinator Program Studi PPG. Sementara dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk hadir Kepala Dinas Pendidikan beserta Kepala Bidang GTK. Hadir pula Kepala Bidang PAIS Kanwil Kemenag Jawa Timur serta Kepala Seksi PAIS Kemenag Nganjuk yang turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan PPG ini.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK UIN SATU Tulungagung menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menyiapkan guru PAI yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kerja sama ini menjadi wujud nyata kolaborasi kita dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam di sekolah-sekolah, khususnya di Kabupaten Nganjuk,” ujar beliau.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk juga menyampaikan apresiasi atas dukungan UIN SATU Tulungagung melalui program PPG Daljab. Beliau berharap kerja sama ini mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pembelajaran PAI dan berdampak positif pada pencapaian mutu pendidikan di daerah. Melalui PKS ini, sebanyak 278 Guru PAI (GPAI) dari jenjang SD dan SMP di Kabupaten Nganjuk yang lolos seleksi PPG Daljab Batch 2 Tahun 2025 akan mendapatkan dukungan pembiayaan penuh. Dengan demikian, mereka dapat mengikuti proses pendidikan profesi secara optimal tanpa terkendala masalah pendanaan. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas guru PAI, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi bersama: mencetak tenaga pendidik yang kompeten, religius, dan mampu menjawab tantangan pendidikan abad 21.