Tulungagung, 20 Oktober 2025 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung kembali membuktikan dedikasinya dalam melahirkan guru profesional dengan dipercaya sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) pelaksanaan Uji Pengetahuan PPG Tahun 2025. Pelaksanaan UP-UKMPPG Tahun 2025 pada Sabtu–Minggu, 18–19 Oktober 2025, berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh profesionalisme.

Pelaksanaan Uji Pengetahuan PPG 2025 diikuti oleh 4.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses sertifikasi guru yang bertujuan untuk mengukur kompetensi akademik dan profesional calon guru. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pendidik yang unggul, berintegritas, dan profesional, sesuai dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Prajna Paramitha UIN SATU Tulungagung ini dipantau langsung oleh Dr. Hj. Asnil Haidah Ritonga, M.A. dari UIN Sumatra Utama Medan, dan Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd.I. dari UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, selaku Penyelia Panitia Nasional PPG. Selain itu, Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I., juga turut hadir memantau secara langsung jalannya pengawasan ujian, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap terselenggaranya Uji Pengetahuan PPG Tahun 2025 secara profesional dan berintegritas. Hadir pula Dekan FTIK UIN SATU Tulungagung, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, dan Koorprodi PPG dalam kegiatan ini.
Dalam kunjungannya, Dr. Asnil menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan profesionalisme panitia pelaksana dalam mengawal jalannya Uji Pengetahuan PPG.

“Saya memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan UP-PPG di TUK UIN SATU Tulungagung yang berjalan dengan tertib, lancar, dan memenuhi standar nasional. Seluruh tim tampak bekerja secara solid dan penuh tanggung jawab,” ujar beliau.
Sementara itu, Dr. Lukman menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan ujian tidak hanya bergantung pada kesiapan sistem teknologi yang digunakan, tetapi juga pada kedisiplinan, kejujuran, serta koordinasi yang baik antara semua pihak yang terlibat — mulai dari pengawas, koordinator, hingga panitia lokal.
“Faktor manusia tetap menjadi kunci utama dalam menjaga integritas dan kelancaran ujian. Saya melihat hal itu sangat tampak di UIN SATU Tulungagung,” ungkap beliau.
Kedua penyelia turut memberikan supervisi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan ujian, memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan standar dan prosedur nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Agama RI.

Dr. Sutopo, M.Pd, selaku Dekan FTIK UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau juga menegaskan bahwa pelaksanaan Uji Pengetahuan PPG merupakan wujud nyata komitmen FTIK dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional dan profesionalisme guru di Indonesia.
“Kami bersyukur FTIK UIN SATU Tulungagung dipercaya menjadi TUK pelaksanaan Uji Pengetahuan PPG. Kegiatan ini bukan sekadar ujian, tetapi momentum penting untuk memastikan lahirnya guru-guru profesional yang memiliki kompetensi, etika, dan semangat pengabdian tinggi. Kami berterima kasih kepada seluruh panitia dan pengawas yang telah bekerja keras, serta kepada para penyelia yang telah membimbing jalannya kegiatan dengan sangat baik,” ujar Dekan FTIK.
Kegiatan UP-UKMPPG 2025 ini menjadi bukti nyata kontribusi UIN SATU Tulungagung dalam mendukung kebijakan nasional di bidang peningkatan mutu tenaga pendidik, sekaligus memperkuat reputasi kampus sebagai salah satu pusat unggulan pendidikan dan pelatihan guru di Indonesia.