Tulungagung, 25 Februari 2025 – Sebanyak 160 peserta dari guru-guru Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) yang tergabung dalam PKG Sekar Arum Kecamatan Bandung, mengikuti workshop bertajuk “Menciptakan Pembelajaran yang Efektif dan Menyenangkan dengan Pendekatan Deep Learning” . Kegiatan ini turut dihadiri oleh pengawas dari Dinas Pendidikan, IGTKI Kecamatan Bandung, dan HIMPAUDI.
Workshop ini menghadirkan tim dosen Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dipimpin oleh Errifa Susilo, M.Pd sebagai Ketua Kegiatan, bersama Reni Sulistina, M.Pd, dan Firstalenda Susgaleni, M.Pd sebagai anggota tim. Para narasumber memberikan pengetahuan dan wawasan terkait penggunaan Deep Learning sebagai pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga PAUD.

Dalam sambutannya, pengawas dari Dinas Pendidikan menyampaikan pentingnya bagi para guru untuk terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka. “Sebagai guru yang setiap hari mendidik anak, kita harus terus meng-upgrade ilmu kita, termasuk teori-teori terbaru yang berkembang di dunia pendidikan. Para dosen PIAUD yang hadir di sini adalah akademisi yang mempelajari berbagai kajian dan penelitian yang relevan dengan pembelajaran anak usia dini, yang perlu kita sampaikan kepada masyarakat, khususnya para guru di lembaga PAUD,” ujar pengawas.
Kegiatan workshop ini bermula dari sebuah diskusi yang digagas oleh Ketua PKG Sekar Arum, yang juga merupakan seorang pendidik di TK Kecamatan Bandung. Diskusi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik di lembaga PAUD, yang kemudian melahirkan ide untuk mengadakan workshop ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Workshop dimulai dengan pretes untuk mengukur pengetahuan awal peserta tentang Deep Learning. Setelah itu, para narasumber menyampaikan materi secara bergantian sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Agar suasana tetap segar dan interaktif, setiap sesi materi juga diselingi dengan Ice Breaking.

Sesi pemaparan materi diikuti dengan tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk menggali lebih dalam mengenai konsep Deep Learning dan penerapannya dalam pembelajaran anak usia dini. Kegiatan workshop ditutup dengan post-test, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 20%. Rata-rata skor pretes peserta adalah 62%, sementara pada post-test skor rata-rata meningkat menjadi 84%.

Peserta workshop mengungkapkan kesan positif atas kegiatan ini. Banyak di antaranya merasa senang dan terbantu dalam menambah wawasan mengenai Deep Learning, serta berharap dapat mempelajari lebih dalam mengenai implementasi teknik ini dalam pembelajaran serta asesmen perkembangan anak. “Materi ini sangat bermanfaat, terutama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di lembaga PAUD. Kami berharap bisa mempelajari lebih banyak tentang bagaimana cara mengimplementasikan Deep Learning dalam kelas,” ungkap salah seorang peserta.

Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan para guru di Kecamatan Bandung semakin siap dan berkompeten dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan bermanfaat bagi perkembangan anak usia dini. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk kerjasama yang lebih berkelanjutan antara Prodi PIAUD UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan lembaga-lembaga pendidikan di wilayah Bandung untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (admin_ftik/ES).